Tags

, , , ,

Prepared by: MH
Reviewed by: GP

Shalin. Perempuan berusia 18 tahun yang sesaat lagi segera merayakan kebebasan dari seragam putih abu-abu. Dia sedang kebingungan menentukan 3 jurusan yang jika diproratakan, memiliki tingkat kesukaan dengan presentasi yang sama besar yaitu 33.33%. Jurusan tersebut adalah Sastra Inggris, Kedokteran, dan Administrasi Fiskal. Bahasa, IPA, dan IPS. Ketiga jurusan dengan  jenis intelegensia yang sangat berbeda.

Tapi alasan Shalin menyukai ketiga jurusan itu sih sebenarnya simple. Pertama, dia ngga mau pisah kampus sama pacarnya, Rocki, yang tiada dua gantengnya bagi Shalin. Rocki sangat menyukai bahasa Inggris dan ingin serius mendalami bahasa Pangeran William itu. Rasa takut kehilangan cowok yang disayanginya itu membuat Shalin semangat juga belajar bahasa Inggris, demi bisa jebol ujian masuk salah perguruan tinggi yang sama dengan yang diminati Rocki.

Layaknya banyak anak kecil yang jika ditanya ‘Kalau sudah gede mau jadi apa?”, Shalin pun dengan mantab menjawab “Dokter dong.” Cita-cita mulianya ini sudah tercium oleh orang tuanya sejak Shalin bocah yang senang mengkoleksi handyplast, salah satu band-aid yang kini dikenal dengan sebutan hansaplast. Sebenarnya mudah saja bagi Shalin mewujudkan mimpinya. Dia memiliki nilai pelajaran IPA yang sangat baik, terutama Biologi. Tetapi keyakinan kuliah di Kedokteran tergoyahkan oleh keinginan mendalami sastra Ingris demi kekasih dan satu hal lainnya.

Shalin juga mengagumi sang Ibu yang sukses sebagai konsultan pajak. Kalau dia serius menekuni perpajakan, Ibunya sudah memberikan garansi untuk bekerja di kantor Ibunya setelah lulus nanti. Sungguh ketiganya pilihan yang sulit bukan?

Life is a choice. Pilihan saat ini menetukan masa depan nanti. Kira-kira jurusan apa yang akan dipilih Shalin? Masa depan seperti apa yang akan dijalani Shalin berdasarkan ketiga jurusan tersebut? Ending cerita hidup Shalin berada di pilihan anda. Pilihlah salah satunya.

Shalin memilih jurusan Sastra Inggris.

Betapa bahagia hidupnya selalu berdekatan dengan kekasihnya, Rocki. Memiliki pacar ganteng memang harus ekstra hati-hati menjaganya. Terlebih banyak senior perempuan yang terang-terangan menggodanya. Lama-lama, Shalin stes sendiri. Dia ngga bisa terus-terusan mengintil Rocki. Karena ternyata Rocki pun juga mulai gerah. Pertengkaran demi pertengkaran tak terhindarkan. Empat tahun di kampus sastra mereka lalui dengan hubungan on-off. Menjelang kelulusan, mereka sepakat untuk pisah baik-baik. Shalin sendiri bekerja menjadi penerjemah di salah satu penerbit besar di Jakarta. Sementara Rocki meneruskan studi S2nya dengan beasiswa ke Inggris yang berhasil ia dapatkan. Setelah dua tahun bekerja di penerbit itu, ia bertemu dengan seorang penulis novel komedi muda, Reza, yang tidak tampan tapi sangat yakin kalau dirinya tampan. Pria yang menyenangkan. Mereka menjalin hubungan selama tiga tahun lamanya sebelum akhirnya menikah.

Shalin memilih jurusan Kedokteran.

Tahun-tahun pertama berjuang di fakultas kedokteran sangat berat. Tugas, praktikum, dan masih banyak lagi kegiatan di kampus sangat menyita waktu Shalin. Apa daya hubungannya dengan Rocki kandas juga di tengah jalan. Boro-boro memikirkan pacaran, diri sendiri saja ngga keurus. Tapi satu hal, Shalin sangat menikmati hidupnya. Inilah passion-nya. Dia tidak merasakan stres dan tetap bahagia walau jomblo sampai lulus KOAS. Menjalani praktek pertama sebagai dokter muda di Rumah Sakit Umum Daerah Indramayu. Bayangkan, gadis metropolitan ini harus melewati hidup di kota kecil selama dua tahun lamanya. Ketika akhirnya kembali ke Jakarta dan bertugas di salah suatu rumah sakit swasta terkemuka, Shalin terlibat cinta lokasi dengan salah seorang dokter yang berusia 6 tahun di atasnya, Redi namanya. Kesibukan membuatnya lupa mencari jodoh. Mungkin bukan sibuk, dia hanya menunggu kedatangan Shalin dalam hidupnya. Wanita yang kelak memberikan keturunan untuknya.

Shalin memilih jurusan Administrasi Fiskal.

Ternyata pajak susah! Setengah mati Shalin harus menghapalkan berbagai ketentuan perpajakan. Untung saja ia memiliki tentor setia, yaitu Ibunya. Contoh-contoh kasus tugas kuliahnya dapat diselesaikan dengan bantuan Ibunya. Hubungannya dengan Rocki juga lancar, apalagi kampus mereka berdekatan. Berhasil menyelesaikan studinya, Shalin pun langsung bekerja di kantor Ibunya. Menjadi wanita kantoran di usia muda sungguh menyenangkan bagi Shalin. Namun hubungannya dengan Rocki harus kandas setelah Rocki melanjutkan studinya ke Inggris. Dia mendapatkan beasiswa karena prestasi di kampusnya yang membanggakan. Mereka berpisah demi kebaikan masing-masing. Rocki tidak ingin Shalin menunggunya. Long Distance Relationship adalah hubungan yang mereka ingin hindari. Kenyataannya, meski berpisah mereka tetap rajin berkomunikasi. Shalin yang menjalin kedekatan dengan beberapa pria malah menjadikan Rocki seagai tempat curhat. Dua tahun di Inggris tidak membuat Rocki lupa kampung halamannya. Ia pulang ke Indonesia untuk masa depannya yang ingin ia habiskan di negara kelahirannya itu. Bersama wanita yang selalu dicintainya, Shalin.

Jodoh anda ditentukan sejak memilih jurusan kuliah – @pervertauditor

-THE END-